Press "Enter" to skip to content

Posts published in “Teori”

Apa itu Marxisme? (Bagian Pertama: Materialisme Dialektis)

Marx01Rob Sewell dan Alan Woods (In Defence of Marxism)

Marxisme, atau Sosialisme Ilmiah, adalah sebutan untuk seperangkat gagasan yang pertama dirumuskan oleh Karl Marx (1818-1883) dan Friedrich Engels (1820-1895). Secara keseluruhan, gagasan-gagasan ini menyediakan dasar teoritis yang sudah lengkap dijabarkan untuk perjuangan kelas pekerja untuk mencapai bentuk masyarakat yang lebih agung – sosialisme. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Tentang Penulis

TENTANG PENULIS

Alan Woods

AW ven 1778392cAlan Woods adalah seorang ahli teori politik Marxis dari Inggris dan editor situs In Defence of Marxism (www.marxist.com), yang merupakan situs organisasi Tendensi Marxis Internasional atau International Marxist Tendency (IMT).Dilahirkan di Swansea pada 1944, Alan Woods mulai aktif di dalam gerakan sejak umur 16 tahun. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 18. Teori Pengetahuan

Bab 18. Teori Pengetahuan

“Nasib dari kebenaran yang baru biasanya dimulai sebagai ajaran sesat dan berakhir sebagai takhayul.” (T. H. Huxley)

Asumsi dasar yang melatarbelakangi semua ilmu pengetahuan dan pemikiran rasional secara umum adalah bahwa dunia fisik ada, dan bahwa dimungkinkan bagi kita untuk memahami hukum-hukum yang mengatur realitas objektif. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 17. Teori Chaos

Bab 17. Teori Chaos

Materialisme dialektik, yang dikembangkan oleh Karl Marx dan Frederick Engels, membahas lebih banyak hal daripada sekedar ekonomi-politik; ia adalah sebuah cara pandang atas dunia. Alam, seperti yang ditunjukkan Engels melalui tulisan-tulisannya, adalah bukti dari ketepatan baik materialisme maupun dialektika. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 16. Apakah Matematika Mencerminkan Realitas

Bagian Keempat: Keteraturan dari Chaos

Bab 16. Apakah Matematika Mencerminkan Realitas

“Kenyataan bahwa pemikiran subjektif kita dan dunia objektif tunduk pada hukum-hukum yang sama, dan dengan demikian, juga, bahwa dalam analisa terakhirnya keduanya tidak dapat saling berkontradiksi dalam hasil-hasil mereka, tapi harus bersesuaian, mengatur seluruh pemikiran teoritik kami.” (Engels) (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 15. Gen yang Egois?

Bab 15. Gen yang Egois?

Genetika

Baru pada akhir tahun 1930-an mekanisme evolusi Darwin – yakni seleksi alam –diterima secara luas. Pada masa ini, para ilmuwan terkemuka seperti Fisher, Haldane dan Wright menjadi para pendiri neo-Darwinisme, yang menggabungkan seleksi alam dengan genetika Mendel. Teori hereditas [pewarisan ciri-ciri induk] adalah esensial bagi hubungan antara teori evolusi dan teori sel. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 14. Marxisme dan Darwinisme

Bab 14. Marxisme dan Darwinisme

Gradualisme Darwin

“Kadangkala dikatakan bahwa sudut pandang dialektik adalah identik dengan evolusi. Tidak ada keraguan bahwa kedua metode ini memiliki titik-titik persinggungan. Namun, di antara keduanya terdapat satu perbedaan yang mendasar dan penting, yang harus diakui, sangat jauh dari paham evolusi. Para evolusionis modern memasukkan berbagai campuran konservatisme ke dalam ajaran-ajaran mereka. (more…)

Nalar yang Memberontak: Filsafat Marxisme dan Sains Modern. Bab 13. Terciptanya Pikiran

Bab 13. Terciptanya Pikiran

Teka-teki Tentang Otak

“Alam organik tumbuh dari alam tak hidup; alam yang hidup menghasilkan sebuah bentuk yang sanggup berpikir. Pertama-tama, kita memiliki materi, yang tidak dapat berpikir; dari mana tumbuh materi yang dapat berpikir, manusia. Jika memang ini yang terjadi – dan kita tahu bahwa demikianlah halnya, dari ilmu alam – jelaslah bahwa materi adalah ibu dari pikiran; bukan pikiran yang menjadi ibu dari materi. (more…)

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
LATEST NEWS